16 tahunan yang lalu bersama beberapa teman aku liburan ke Bangkok . Dan tentu saja kita berusaha untuk memaksimalkan waktu kunjungan yang mepet dengan mengunjungi obyek wisata sebanyak mungkin. Salah satunya adalah What Pho. Saat di What Pho kita sudah teller kepanasan. Dan kita pun duduk-duduk di taman di sekitar What Pho, sambil menikmati indahnya bangunan yang ada di sekitar. Dan mata kita pun tertuju pada satu tulisan dalam bahasa Inggris di bawah pohon yang rindang, “ PALM READER”. Ya ……pembaca garis tangan.
Dan setelah melewati beberapa perdebatan kecil dengan teman-teman yang lain, kita pun iseng iseng ingin mencoba mengetahuai yang ada di garis tangan kita. Dari 4 orang hanya aku dan 1 temenku yang keukeuh dan tertarik untuk mencobanya. Dan 2 temen lainya tidak berminat, mereka ingin menyimpan rahasia masa depanya sebagai suatu misteri. Aku sebenarnya sudah sering mendengar tentang ramalan garis tangan ini, tapi aku belum pernah melakukanya, makanya aku ingin sekali mencobanya, karena penasaran !
Dengan sedikit deg-degan kita pun mulai bertanya-tanya. Yang pertama kami tanyakan tentunya adalah kemampuan berbahasa inggisnya. Mengingat banyak orang Thai yang tidak bisa berbahasa Inggris, meskipun tourist yang datang ke Thailand jutaan jumlahnya. Ternyata sang bapak peramal yang sudah kelihatan tua tidak bisa berbahasa Inggris, tapi dia punya penterjemah, yaitu putrinya sendiri yang bisa berbahasa Inggris dengan lancar. Untuk itu kitapun harus membayar double. 1 untuk membayar sang peramal, yang ke 2 untuk membayar sang penterjemah. Sungguh satu mutual business relationship yang ok. Dan kita pun setuju dengan harga yang mereka minta, yang kebetulan nggak begitu mahal.
Dengan sedikit serem dan deg-degan akupun mulai di ramal, dan setiap kali Bapak peramal melihat tanganku dia langsung meludah yang bercampur darah, aku pun tambah serem, sedikit jijik dan tegang saja. Maklumlah, pengalaman pertama, pake keluar darah lagi, kan serem ya …..he he he. Dan itu terjadi berulang kali, melihat tanganku, berbicara dan meludahkan darah, saat putrinya menterjemahkan ramalanya. Saat itu aku mengira dia makan sirih, tapi aku tidak melihat ada daun sirih di sekitar kita. Yang ada malah 1 box Kentucky Friend Chicken di samping dia.
Saking penasaranya akupun bertanya ke sang penterjemah, apakah itu salah satu bagian dari ritualnya ? Meramal sampai berdarah darah ? Sang putri sedikit kaget dengan pertanyaan bernada ketakutan dariku, diapun berbicara ke sang peramal dengan bahasa Thai, sang peramal pun tak kalah kagetnya. Tapi sedetik kemudian mereka berdua tertawa terkekeh …..kekeh….keh …keh… keh ….. Dan kita pun cuma bisa bengong dengan tawa mereka yang nggak berhenti berhenti …. dengan menahan tawa sang putri pun cerita kalau gigi bapaknya barusan copot, gara-gara makan ayam KFC yang dia bawa untuknya. Akhirnya kita yang giliran tertawa ….. ha ha ha ha ha …. oalah pak pak, gara gara ayam thooo, kirain pake jurus tenaga dalam ….
Pada saat itu aku di ramal kalau aku bakalan balik & tinggal di Thailand. Dan 9 tahun setelah di ramal aku mendapatkan pekerjaan dan tinggal di Thailand selama 6 tahun …. Believe it or not !!!
No comments:
Post a Comment