Tuesday, March 8, 2011

KUTU LONCAAATTTT .....

KUTU LONCAT

Kutu loncat, sebutan buat pegawai yang suka pindah-pindah kerja.  Bukan maksud hati untuk menjadi species itu , tapi situasi dan kondisi yang sering memaksaku untuk menjadi seperti itu.  Sejak aku menyelesaikan pendidikanku dan memasuki dunia kerja, aku sudah bekerja di  18 perusahaan.  Bahkan 6,5 tahun tinggal di luar Indonesia  aku sudah bekerja di 7 perusahaan dan di  3 negara. Sungguh bukan sesuatu yang membanggakan, justru aku malu mengakuinya, karena kesanya aku itu banyak maunya dan nggak pernah puas. Pada awalnya aku cuma ingin memiliki pekerjaan dengan posisi yang baik dengan penghasilan yang cukup (How much money is enough ?) tapi akhirnya keterusan. Anehnya di saat aku suka dengan pekerjaanku dan ingin menetap, perusahaan memutuskan hubungan kerja, atau aku nggak lolos masa percobaan, menyedihkan !!!

Beruntung aku jarang menemui kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan,  meskipun pekerjaan itu kadang-kadang tidak sesuai dengan apa yang aku inginkan. Apapun itu, aku selalu berkomitmen untuk mengerjakan apa yang menjadi tugasku se-profesional mungkin, meskipun di saat yang sama aku tetap membuka mata dan telinga, untuk mencari kesempatan yang lain.  Jadilah aku mengawali petualanganku sebagai kutu loncat, untuk menemukan pekerjaan idaman. Dan kayaknya kok pekerjaan idaman itu cuma ada dalam impian ya ? Hanya ilusi, bener nggak sih ? 

Kuawali careerku sebagai waiter di kota asalkuYogyakarta, sambil menyelesaikan kuliah di perhotelan.  Salah satu alasanku untuk kuliah di perhotelan, karena ingin segera medapatkan pekerjaan.  Dan setelah lulus akupun hijrah ke Jakarta dan mendapatkan pekerjaan di Hilton Jakarta (sekarang Hotel Sultan), sebagai laundry staff.  Sempat kaget karena aku melamar sebagai waiter dan di terima.  Tapi pada saat aku menanda tangani surat kontrak di situ tertera kalau posisiku adalah Laundry - Folder.  Aku sempat protest ke HRD, dan mereka bilang take it or leave it.  Yah daripada nggak ada kerjaan, ya sudah I take it.  Sesuai posisiku sebagai Laundry – Folder, maka kerjaanku pun tiap hari adalah lipat-melipat.  Baik itu towels, bed sheets, table clothes, napkins dan banyak lagi.  Tak ubahnya seperti kerja di pabrik. Saat itu aku kurang senang dengan pekerjaanku, karena aku merasa mempunyai kemampuan yang lebih dari pada sekedar lipat melipat.  Hampir 2 tahunan aku berusaha untuk meningkatkan careerku di setiap ada kesempatan, within the hotel.  Tetapi setiap ada kesempatan, atasanku dengan alasan yang nggak jelas, tidak pernah memberikan ijin. 

Akhirnya akupun memutuskan untuk keluar dari Hilton. Dan mendapatkan pekerjaan di Shangri-La hotel Jakarta dengan posisi Business Centre Secretary.  Sungguh satu perbedaan yang sangat mencolok, dari tukang lipat ke secretary.  Senang sekali rasanya saat itu, di samping memiliki pekerjaan yang lebih baik, suasana kerja juga sangat menyenangkan.  Atasan dan rekan-rekan kerjaku saat itu sangat welcome.  Shangri-La banyak membantuku dengan training-training yang mereka berikan. Sehingga aku dapat bekerja dengan baik dan lancar.  Dan akupun masuk dalam nominasi yang akan mendapat promosi, bukan sebagai manager, tapi sebagai Asst. Manager saja.  Tapi belum juga kesampaian temen-temen kerjaku sudah sirik dan ribut duluan, sampai membuat petisi yang ditanda tangani semua staff dan di kirim ke HRD, menyatakan mereka keberatan kalau aku naik jabatan. 

I am sorry good bye …. akupun keluar dan meninggalkan Jakarta menuju Bali.  Dan bekerja sebagai Store Manager.  Aku terlalu bangga dan terlena dengan posisiku yang baru saat itu.  Setelah menemui berbagai permasalahan, baru aku sadar bahwa memiliki posisi yang lebih tinggi, harus di barengi dengan tanggung jawab dan kemampuan yang lebih tinggi. Dan 5 tahun di Bali, aku telah bekerja di 7 perusahaan yang berbeda. Tidak mudah dan sangat melelahkan, setiap saat harus belajar hal baru dan harus beradapatasi dengan suasana kerja yang baru.  Dan itu membuatku tercambuk untuk membenahi diri dan focus pada satu bidang pekerjaan saja dan berkomitmen untuk menekuninya dengan sebaik-baiknya. Dan sekarang sudah 9 tahun lebih aku menekuni  bidang yang sama.  Dan saat ini aku di China  dan bekerja di perusahaan yang ke 18 dalam sejarah pekerjaanku. Dan mencoba untuk tetap bertahan …..

Banyak hal yang aku dapatkan dengan berpindah-pindah pekerjaan, baik manis atau pun pahit. Yang pasti aku jadi kenal banyak orang, dan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru.  Yang terpenting lagi aku jadi tambah dewasa, dan tahu pahit manisnya kehidupan dan menyikapinya.  Aku yakin dan percaya …… segala sesuatu indah pada masanya ….. Amen.

No comments:

Post a Comment